Rindu Masakan Kampung Halaman, Warga Minang Pelalawan Kini Punya Tempat Spesial di Pangkalan Kerinci

0 456

PELALAWAN (LK) – Kabar menggembirakan datang bagi para perantau Minang yang menetap di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Kini, mereka tak perlu jauh-jauh pulang ke kampung halaman untuk menikmati cita rasa masakan khas Pauh Pariaman, Sumatera Barat. Sebuah rumah makan baru resmi dibuka di Kota Pangkalan Kerinci, ibukota Kabupaten Pelalawan, dengan menghadirkan beragam menu khas Minang yang menggugah selera.

Rumah makan yang dimiliki oleh Hanif Zuza ini mengusung konsep kuliner khas pesisir Pariaman, dengan menu andalan gulai kepala ikan,hidangan yang terkenal di sepanjang pantai barat Sumatera Barat. Keistimewaan lainnya, bahan utama ikan didatangkan langsung dari Padang, demi menjaga cita rasa dan kesegaran yang otentik.

Peresmian rumah makan tersebut berlangsung meriah, dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, Efrizon, S.H., M.Kn, tokoh-tokoh masyarakat Minang, serta perwakilan masyarakat Pelalawan. Acara dibuka dengan doa bersama dan santunan untuk anak yatim.Ditutup dengan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya operasional rumah makan.

“Kehadiran rumah makan khas Pariaman ini bukan hanya memperkaya pilihan kuliner di Pangkalan Kerinci, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi dan nostalgia bagi perantau Minang yang rindu cita rasa tanah kelahiran,” ujar Efrizon,SH,M.Kn, Sabtu (26/10).

Owner rumah makan, Hanif Zuza, menjelaskan bahwa ide membuka usaha ini berawal dari kerinduan akan masakan kampung halaman saat merantau. Ia ingin membawa kelezatan dan keunikan rasa masakan Pauh Pariaman ke tengah masyarakat Pelalawan.

“Kami ingin menghadirkan suasana dan cita rasa seperti di rumah sendiri. Semua bumbu dan rempah kami olah sesuai resep asli Pariaman, agar para pelanggan benar-benar merasakan sensasi kuliner Minangkabau yang sesungguhnya,” ungkap Hanif.

Selain gulai kepala ikan, rumah makan ini juga menawarkan berbagai menu khas lainnya seperti rendang lokan, ayam pop Pariaman, dendeng batokok, samba lado tanak, hingga pinyaram dan lamang tapai sebagai hidangan penutup.

Dengan konsep rumah makan bernuansa tradisional modern, tempat ini mengusung kenyamanan bagi keluarga dan komunitas. Interior didesain dengan sentuhan budaya Minang seperti motif ukiran rumah gadang dan hiasan songket yang memperkuat identitas daerah asalnya.

Rumah makan ini juga menargetkan tidak hanya masyarakat Minang, tetapi seluruh warga Pelalawan dan sekitarnya yang ingin menikmati kuliner nusantara bercita rasa kuat dan khas.

Kehadiran rumah makan khas Pauh Pariaman di Pangkalan Kerinci ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana melepas rindu bagi para perantau Minang, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Selain itu, usaha kuliner ini diyakini dapat memperkuat hubungan sosial antarperantau Minang di Riau serta memperkenalkan kekayaan kuliner Pariaman ke khalayak yang lebih luas.

“Kami berharap rumah makan ini dapat menjadi ikon kuliner baru di Pangkalan Kerinci dan membawa harum nama Pariaman di perantauan,” tutup Hanif Zuza penuh harap.

Nah, bagi masyarakat Kabupaten Pelalawan, khususnya yang beralamat di Pangkalan Kerinci, jika ingin menikmati kuliner khas Minangkabau ini bisa datang ke Rumah Makan Pauh Pariaman di Jalan Lintas Timur di Depan Jalan Keluarga atau seberang Hotel Fanbinari, dulunya lokasi ini adalah cafe Koki Desa.

Penulis : Yusman