Bersihkan Pelalawan Dari Narkoba Tanpa Kompromi, Polisi Sisir Lokasi Rawan

0 36

RIAU (LK) – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan kembali menunjukkan taringnya dalam perang melawan narkoba. Tak ada lagi ruang aman bagi pelaku penyalahgunaan barang haram, termasuk di Tempat Hiburan Malam (THM). Selasa(14/4) malam.

Dalam kegiatan tersebut, gabungan dari beberapa satuan ini menyisir seluruh lokasi rawan dan menciduk dua pengunjung yang terbukti positif narkoba.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Pawas Polres Pelalawan, AKP Thomas Bernandes, S.Sos, razia melibatkan kekuatan penuh dari berbagai satuan, mulai dari Satlantas, Satreskrim, hingga Provos dan Pleton Siaga Ombak Regu V. Puluhan personel diterjunkan dengan satu misi tegas.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK melalui Kasi Humas AKP Thomas Bernandes, mengatakan Dua lokasi yang selama ini disinyalir rawan aktivitas malam menjadi sasaran utama, yakni Wisma CNO di Pangkalan Kerinci dan Cafe Remang di Jalan Simpang Anjing, Pasarbaru.

Kedatangan aparat sontak membuat suasana mencekam. Pengunjung dan pekerja tak berkutik saat petugas mulai melakukan pemeriksaan ketat.Tak ada celah yang dibiarkan. Satu per satu identitas diperiksa, setiap sudut ruangan digeledah, termasuk area privat dan gudang penyimpanan.

Bahkan, petugas langsung menggelar tes urine di tempat untuk memastikan tidak ada pengguna narkoba yang lolos dari pantauan.

Hasilnya, dari lima orang yang menjalani tes urine, dua orang dipastikan positif narkoba. Adapun diantaranya BSZ (27), warga Pangkalan Kerinci dan NPU (26), warga Langgam. Tanpa negosiasi, keduanya langsung diamankan di lokasi dan dibawa untuk pemeriksaan lanjutan.

Sementara itu, tiga pengunjung lainnya dinyatakan negatif dan diperbolehkan pulang, namun tetap diberikan pembinaan dan peringatan keras agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

Ditambahkannya bahwa operasi ini merupakan bagian dari implementasi langsung atensi Kapolda Riau dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya.

“Ini bukan razia seremonial. Ini tindakan nyata. Kami tegaskan, zero toleransi terhadap narkoba. Tidak ada kompromi, tidak ada negosiasi,” tegas Thomas.

Lebih lanjut, ia mengultimatum seluruh pengelola tempat hiburan malam agar tidak bermain-main dengan aturan. Jika terbukti memberi ruang bagi peredaran atau penggunaan narkoba, konsekuensinya tidak main-main.

“Kami tidak hanya menyasar pengguna. Pengelola yang membiarkan tempatnya dijadikan lokasi penyalahgunaan narkoba akan kami tindak tegas. Bisa sampai penutupan usaha dan proses hukum,” ujarnya.

Dalam razia tersebut, petugas juga memberikan imbauan langsung kepada pengelola dan pekerja agar ikut berperan aktif menjaga lingkungan usahanya dari pengaruh narkoba. Polisi menegaskan bahwa perang terhadap narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama.

Efek kejut dari razia ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi para pelaku maupun pihak yang masih nekat bermain di balik gemerlap malam.

Polres Pelalawan memastikan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara rutin dan acak. Tidak hanya di dua lokasi tersebut, tetapi juga di seluruh titik yang terindikasi menjadi sarang penyakit masyarakat.

Dengan langkah tegas dan tanpa pandang bulu ini, aparat berharap dapat memutus mata rantai peredaran narkoba sekaligus menyelamatkan.

 

Editor : Aziz