Gajah Mati di Estate PT RAPP, Polda Riau Masih Buru Pelaku

0 361

RIAU (LK) – Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau buru pelaku pembunuhan gajah Taman Nasional Teso Nilo (TNTN) di kawasan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Estate Ukui.

Hal tersebut dilakukan setelah ditemukannya gajah mati dengan kondisi kepala putus, gading hilang, belalai putus atau terpisah dari kepala, gajah ini ditemukan sudah membusuk, diperkirakan sudah mati selama 5 hari.

Menurut informasi yang dihimpun media ini dari sumber yang dipercaya mengatakan, selain kondisi bangkai yang menggemaskan, polisi juga menemukan proyektil bekas senjata api yang diperkirakan menjadi penyebab gajah tersebut mati.

“Belum diekpos, karena saat ini polisi – Polda Riau – masih memburu pelaku, dapat dipastikan dibunuh oleh pemburu, karena gading hilang,” ujar pria yang ikut mendampingi identifikasi gajah mati tersebut di lapangan.

Disisi lain, meskipun saat ini Polisi dan BBKSDA masih bungkam terkait temuan gajah mati itu, namun dapat dipastikan bahwa Tim gabungan Polda Riau, BBKSDA, dan pihak terkait telah melakukan olah TKP, mengumpulkan jejak, serta menelusuri jalur keluar masuk kawasan.

“Informasi sementara ada keterlibatan mafia perdagangan gading yang selama ini bermain di balik hutan Sumatera, untuk itu kita tunggu gerakan dari tim gabungan Polda Riau dan BBKSDA,” tandasnya.

Untuk diketahui, tragedi ini menambah daftar panjang kematian gajah di Riau, TNTN atau hutan lindung yang seharusnya menjadi benteng terakhir habitat gajah Sumatra. Namun fakta di lapangan berkata lain: hutan menyempit, jerat dipasang, peluru dilepas, gading dirampok.

 

Penulis : Aziz